Kultur, Ras, Kepercayaan, Tradisi….
Unsur kekuatan dasar yang dimiliki Nusantara ini. Tersebar rata pada seluruh daratan terpisahkan lautan di territorial negeri ini, bahkan terasa mustahil untuk sekedar mengetahui secara langsung tanpa perantara media social atau cetak dikarenakan terlalu banyaknya berkah dari Tuhan yang dilimpahkan pada Nusantara Indonesia.

Kesempatan tak datang dua kali tentunya, hal ini yang dimanfaatkan dengan sangat oleh para sahabat dari pulau raksasa seberang utara, Yaa.. Pulau Kalimantan, tepatnya para sahabat mahasiswa kerjasama Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat dengan Universitas Negeri Malang. Lebih simpelnya mereka dipanggil dengan Mahasiswa Kayong.

Kesempatan itu ialah dilaksanakannya program Studi Budaya oleh Tim  Kerjasama UM untuk Mahasiswa Kayong demi mengenalkan budaya jawa, tradisi bangsa, dan sejarah yang mungkin selama ini hanya mereka saksikan dari media elektronik maupun hanya cerita belaka. Dan juga, untuk menunjukkan bahwa  proses pembelajaran yang memang tidak hanya berada dalam lingkungan kampus saja.

Yogjakarta, Kota yang tersohor dengan keistimewaan budaya dan tradisinya yang sangat kuat. Tujuan yang sempurna untuk lokasi studi budaya bagi Mahasiswa Kayong. Perjalanan diawali dengan sambang ke Universitas ternama di Yogjakarta yaitu Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Gajahmada. Setelah melakukan observasi di kedua kampus tersebut, dilanjutkan ke Bab 2.” Rawuh dumateng Keraton Jogja “ Mendatangi Keraton Jogjakarta, yang merupakan Istana Sultan, pemimpin DIY Yogyakarta. Tak dipungkiri Keraton Jogja membuat Mahasiswa Kayong terheran dan memiliki segudang pertanyaan yang ingin segera terjawab. Seorang Abdi Dalem yang mendampingi dengan sabar menjelaskan satu persatu segala yang ada pada setiap sudut keraton dan juga menjawa setiap pertanyaan dari  Mahasiswa Kayong.

Bab 3, Yang pernah menjadi bagian dari 7 keajaiban dunia. Candi Borobudur, rasa penasaran yang besar, yang selama ini hanya melihat dari gambar, foto, dan video, terbayar sudah dengan menatap keagungan ciptaan Sang Leluhur di depan mata. Segera mereka menelusuri tiap batu dan lantai yang menyusun stupa pada Candi Borobudur, tak lupa mengambil kenang-kenangan dengan berfoto di halaman candi, prasasti dan stupa bangunan bersejarah tersebut. Mereka mendapatkan pelajaran sejarah dan perjungan pada masa Borobudur mulai sampai selesai dibangun.

Bab 4, Lelah, jelas terasa ketika memuaskan hati menelusuri kemegahan Borobudur, kegiatan dilanjutkan dengan budaya selanjutnya yaitu Legenda Ramayana. Purawisata Ramayana Ballet menjadi tujuan studi budaya selanjutnya. Ketidak tahuan menyeruak dari raut wajah Mahasiswa Kayong, untungnya mereka dibantu dengan synopsis yang telah dibagikan oleh petugas dilokasi sehingga ketika teatrikal sendratari berjalan mereka tinggal melihat synopsis jika ada tajuk Bahasa yang tidak diketahui.

Esoknya, cuaca cerah menyambut Bab 5, pembentukan karakter, kekompakan, dan team work yang akan dipelajari. Ga Berat Kok mereka cuma bebarengan mainan air, seneng-seneng, usil-usilan, bercengkrama, bercanda, dan lainnya lah yang Happy-Happy biar mereka semakin kompak tidak ada dendam dan sakit hati serta menyegarkan hati dan pikiran mereka yang akan menyambut UAS serta Proposal Skripsi.

Galeri Foto Studi Budaya bisa di cek / diunduh di link Dokumentasi

_Biy.

Studi Budaya
Tagged on:                 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *